Kuuji, Sampai Puas Atau Sampai Mati??

Aq menguji, lagi…lagi…lagi…

Aku terus-terusan mengujimu, menguji mereka, menguji semua orang. Do you fit with my value system?

Lagi? Aku begini sekarang atau sudah dari dulu? Aku benci, tapi tak ingin mengerti. Aku menguji semua orang, sampai puas, atau sampai semua orang mati? sampai kapan aku harus terus menguji? Mungkin sampai aku mendapatkan nilai ambang yang tetap? atau sampai aku mendapatkan seseorang yang benar-benar tepat sebagai model. The one that very very fit with my value system.

Aku ingin meminta maaf pada dunia, pada semuanya, padaNya yang selalu menjadi tempat kuberlari. Bahkan saat aku membenci seluruh dunia. Aku pernah ditinggalkan, dan tak ingin lagi ditinggalkan. Aku menyadari, aku pernah meninggalkan seseorang, yang hingga kini terus menantiku, walaupun aku enggan menoleh. Tapi itu karenaMu, dan aku tak pernah menyesal. Aku tahu, rasanya ditinggalkan, dan mendendam, ingin membunuh seseorang, ingin meleleh dalam kegelapan. Ingin membuat mereka menderita. Tapi ternyata aku tidak sekejam itu. Tapi maaf, aku hampir mati rasa. Ada yang salah dengan perasaan itu. Berkali-kali membunuh, membunuh perasaan itu, sampai tak lagi terasa, dan kehampaan yang tak terdefinisi. Padahal cukup diriMu…sungguh cukup diriMu… tapi kemana? Aq buta sampai tak melihatMu lagi? Aku mati rasa sampai tak mampu tersentuh diriMu lagi? Engkau dimana? Aku merindukanMu, sampai tak tau harus berbuat apa. Aku hidup hanya karenaMu kan? Lalu, kenapa aku merasa kehilangan sesuatu. Engkau dimana?

2 thoughts on “Kuuji, Sampai Puas Atau Sampai Mati??

  1. fenomena cewe banget cher,,
    hm… salahsatu bagian yang aku suka,, kata-kata ini “Aku begini sekarang atau sudah dari dulu? Aku benci, tapi tak ingin mengerti..”,Padahal cukup diriMu…sungguh cukup diriMu… tapi kemana? Aq buta sampai tak melihatMu lagi? Aku mati rasa sampai tak mampu tersentuh diriMu lagi? Engkau dimana? Aku merindukanMu, sampai tak tau harus berbuat apa. Aku hidup hanya karenaMu kan?
    beneran deh, cher,, greaT!!

  2. dipaksa kasih komen sih….

    mmmm….
    aku pun ga ingin Kekasih Sejatiku ninggalin aku….
    padahal, dia pergi karna aku pun meninggalkanNya…
    Dia!!!
    yup, hanya Dia….
    ga butuh yang lain….

    witwiwww
    saha eta nu ninggalkeun???
    janji lo crita!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s