Seredup Itu

Saat sendiri,
pernahkah kau bermimpi tanpa terpejam,
meraih sebuah uluran tangan yang tak dapat disentuh.
Pernahkah kau berjalan dalam kegelapan,
meraba seolah kau tak punya mata.
berdoa dalam hati akan ada cahaya yang datang walau hanya seekor kunang-kunang.
Pernahkah kau terisak tanpa tangisan,
berharap dapat kembali ke masa lalu,
memperbaiki semua kesalahanmu.
Pernahkah terbayang di benakmu,
mungkin hidupmu tinggal sedetik lagi,
dan belum sempat mensyukuri segala nikmatNya.
Teman, pernahkah kau berjuang untuk melihat seberkas cahaya bintang,
saat langit tengah larut malam,
hujan dan badai bersahutan,
dan bintang itu enggan hadir, tertidur di balik awan.
teman, semua yang telah terjadi, pernahkah kau syukuri?,
Mungkin sedetik lagi bibirmu kelu tak sanggup mengucapkan kata-kata,
atau kedua mata indahmu tak mampu membedakan warna.
seredup lilin di tengah kapal layar yang terhempas badai,
sebuah tiupan dari seorang wanita yang sedang sekarat pun mampu membuat dunia menjadi gelap.
mungkin tulisan ini tidak beraturan,
seperti hati yang tak tentu arah,
memudar dan bersandar pada dahan yang rapuh dan hampir habis dimakan rayap.

(Write in the first week at Buitenzorg)

One thought on “Seredup Itu

  1. seperti hitamnya Padi:

    Oh jiwaku …
    Dimanakah aku kini
    Kau bawa aku melintasi tempat yang tinggi
    Oh tubuhku …
    Mengapakah engkau kini masih membisu
    Tak kunjung bicara padaku

    Oh …
    Ceritakanlah padaku
    Apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
    Tolonglah …
    Kau tuntunkan aku lagi
    Agar ragu menyatu bersama isi hatiku

    Penuntun jiwaku …
    Luruskanlah hatiku
    Seandainya aku tahu apa yang akan terjadi nanti

    Aku masih terus melayang
    Bersandingkan langit hitam
    Masih melayang …
    Terus melayang …

    Oh …
    Ceritakanlah padaku
    Apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
    Tolonglah …
    Kau tuntunkan aku lagi
    Agar ragu menyatu bersama isi hatiku

    Tak perlu kutangisi
    Kupasrahkan sekuat hati
    Saat jiwa terlepas …
    Saat jiwa terlepas …

    gutlak ye PLnya….cu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s