Sister Complex (part 1)

8 Januari 2005,

Chi, akhirnya kamu pergi juga…

Padahal kita udah kaya’ saudara bahkan lebih. Kamu itu my best neighbor. Selama 15 tahun ini aku nggak bisa pisah dari kamu. Nggak tau deh sekarang gimana ceritanya kalau nggak ada kamu. Aku bahkan nggak punya waktu untuk say good bye. Habis, hari ini ujian masuk ke tempat les aku sih….

Chi..jangan pernah lupain aku…. Aku tahu walaupun kamu pergi tapi hati kamu masih ada disini…he..he… Bukan denganku tapi dengan Zalie…my brother yang kamu demenin dari SD. Kasihan juga kamu Chi nggak sempat ngungkapin perasaan yang terpendam bertahun-tahun sama Zalie.

Semoga disana kamu ngedapetin temen-temen yang lebih baik dari aku…

Wish U Happy and never forget me…

 

“Zie..!!, kamu lagi ngapain? Bantuin mama nyiapin makan malem dong!”, teriakan mama membuyarkan suasana melankolisku. Wah, aku nggak sadar ternyata sekarang udah hampir maghrib. Pantes aja mamaku ribut.

Aku mematikan tape yang sejak tadi memutar lagu The Day You Went Away-nya M2M.

“Ya Ma!, bentar Zie ke dapur…,” aku membereskan tempat tidur dan beranjak ke dapur. Aku melongok ke ruang tamu, kakakku yang paling ganteng sedunia Zalie ternyata sudah asyik dengan aktivitas rutinnya setiap Sabtu sore, membaca majalah komputer bekas.

“Hei ganteng…, kapan pulang ? asyik banget sih!”, aku mampir dulu ke ruang tamu soalnya aku kangen banget sama kakakku ini.

“Tadi abis dzuhur!, kata mama kamu lagi sedih karena Echi pindah, makanya aku nggak boleh ngeganggu.” Zalie menghentikan bacaannya dan mengelus rambutku. “Tuh, aku bawain oleh-oleh. Tapi jangan diabisin ya! Udah sana bantuin mama!” Zalie melemparku dengan bantal dan melanjutkan aktivitasnya.

“Huh, dasar! Niat ngasih gak sih!,” aku melempar kembali bantal itu ke wajahnya. Emang enak dilempar bantal !

Kakakku ini orang yang paling aku sayangin. Aku akuin dia memang hampir perfect. Sampai-sampai si Echie ngefans berat. Bayangin aja, mahasiswa tingkat tiga di PTN dengan catatan akademis terancam cum laude, mantan ketua OSIS SMA yang sekarang masih aktif di organisasi kampus, tampang oke tapi sayang datar (sok cool sih !)he…he…, aktivis ROHIS, deuh jadi promosi he..he… Yah pokoknya kalau difikir-fikir nggak nyesel deh jadi adiknya. Tapi, orang-orang pada nggak percaya kalau dia kakakku, apalagi kalau kita lagi jalan berdua, kasihan deh aku!!.

“Zie…!”, mama kembali mengeluarkan suara yang lebih tinggi dari beberapa menit yang lalu. Aku langsung beranjak dan mempercepat langkahku ke dapur.

“Maaf Ma…, Zalie tuh ! enak banget dia duduk-duduk di depan.” Aku memasang wajah manyun.

“Habis ashar tadi dia baru nyuci mobil,” mama meletakkan sayur lodeh di mangkuk dan menyerahkannya padaku.

“He…he…pantes aja sewot banget. Ah, dia kan memang dingin plus datar. Ganteng-ganteng kok datar. Sampai Zie selesai SMA juga kayanya tuh orang nggak bakalan punya cewek.” Aku membantu mama menata meja makan.

“Hush, kakak sendiri kok disumpahin. Udah mau adzan panggil Papa sama Zalie sana biar sholat jamaah.” Mama memberikan sentuhan akhir ke meja makan. Memang mamaku melankolis dan romantis abis. Setiap makan malam dan anggota keluarga lengkap, pasti meja makan udah kaya’ candle light dinner.

Masih 8 Januari 2005,

Malam ini berjalan seperti malam minggu biasanya. Di rumah, sehabis makan malem bareng mama, papa dan ngobrolin kegiatan masing-masing seharian, aku ngobrol bareng Zalie ( biasanya sama Echie juga, tapi Echie nggak ada hiks..hiks..). Tapi aku sebel ma Zalie! habis dia ngobrolin tentang komputer mulu’, aku kan nggak ngerti !L.

Kalau mau disyukuri, aku benar-benar bersyukur punya keluarga seperti ini. Karena masih banyak orang yang hidup dalam keluarga yang broken home. Gutten Nacht !!.

Aku menutup hari ini bersamaan dengan agenda cokelat pemberian Echi dan meletakkannya disamping bantal. Kalau kata film India Kal Ho Naa Ho, kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari.

One thought on “Sister Complex (part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s