Persepsi Keliru

Baru baca sesuatu yang menarik, dan merasa perlu ditulis. Hm, ini adalah catatan tambahan dari penulis buku Be A Great Wife karangan ‘Isham bin Muhammad Asy-Syarif yang menurut aq layak dikasih perhatian lebih, khususnya buat para lelaki yang sudah punya pujaan hati tapi merasa si pujaan hati masih belum cukup taaruf sama Allahnya dan buat perempuan-perempuan yang merasa belum cukup ilmu agamanya (kayanya gak pernah ada kata cukup buat ilmu)😀

Iblis merasuki seorang pemuda dengan membawa persepsi keliru, yakni agar memperhatikan gadis cantik yang tidak beragama. Lalu kecantikannya menarik pemuda itu untuk melamarnya dengan tekad akan mengajaknya untuk taat beragama. Dia larut dengan anggapan bahwa gadis cantik memiliki banyak kebaikan.

Saya peringatkan bahwa persepsi ini tidak aman dan tidak menjamin sama sekali. Tidakkah Anda berfikir bahwa dia akan merusak agama Anda dan menjauhkan Anda darinya? Apa yang Anda lakukan seandainya Anda gagal mencapai tujuan? Jika kita menyaksikan berbagai contoh aktualnya, lihat batapa para suami malang itu hanya bisa mendulang kegagalan belaka. Pada akhirnya pilihan yang tersisa bagi mereka hanyalah antara bersabar dalam menganggung kerugian besar itu atau mengakhiri semua dengan perceraian.

Banyak pengalaman serupa yang terjadi, contohnya:

Perempuan A: Setelah berjanji kepada suami untuk komitmen berjilbab dan senantiasa menghadiri majelis-majelis ilmu, ternayta ia justru disibukkan oleh berbagai kegiatan luar di luar rumah dengan pakaian dan perhiasan mencolok.

Perempuan B: Setelah menikah, ambisinya untuk beragama justru semakin melemah, pada akhirnya ia hanya menjadi perempuan biasa yang hanya mencari kedudukan duniawi semata.

Perempuan lainnya justru hilang dari peredaran, tidak terlihat dan akhirnya terlupakan. Banyak sekali contoh lainnya sebagai akibat dari sikap buru-buru dalam pernikahan. Maka jangan tergesa-gesa wahai pemuda! Telitilah dalam menentukan pilihan, karena pernikahan bukan urusan sepele.

۞ Be A Great Wife, hlm. 26۞

Gyaaah, saia langsung beristighfar membacanya. Semoga, jikapun saia ini kekurangan agama, saia tidak menjerumuskan laki-laki manapun ke neraka karena perbuatan saia. Bismillah, semoga menjadi motivasi untuk terus belajar agama dan menjadi lebih baik.😥

Buitenzorg, 6 Mei 2010 [11:11]

4 thoughts on “Persepsi Keliru

  1. Semoga ya…
    Menuntut ilmu itu wajib. Tapi terkadang kemalasan itulah yang menghalangi kita dari menuntut ilmu. Kemalasan dan kesibukan. ditambah dengan teman2 yg kurang bisa mengajak kita ke majelis ilmu tapi malah majelis bioskop😦

    BTW RSS feednya dijadikan full content aja, jangan cuma ringkasan.

    • @ rismaka:
      Nuhun mas, semoga saia juga tidak termakan kata-kata sendiri..

      BTW RSS feednya dijadikan full content aja, jangan cuma ringkasan.

      Gimana caranya? gak tau aq…mohon petunjuk dari mas blogger…😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s