Belajar Sabar

Kok dia gitu siy, gak ngertiin aq…😥

Wow…wow…apa ini, kenapa aq tiba-tiba jadi cewek banget?? Hsaaaah, aq kan emang cewek ya? Yups, permasalahan utamaq adalah moody yang gak jelas juntrungannya. Suka tiba-tiba kesel atau tiba-tiba kegirangan gak jelas gitu (ini moody apa tanda-tanda sakit jiwa yaks😆 ) Huff, kasian juga orang-orang di deket aq. Maafin aq yaa… I try my best buat bisa menata hati lagi lagi dan lagi, biar bisa sabar dan selalu positif thinking..

Ada satu quote yang pernah menohok hati banget (waktu itu blogwalking di tumblrnya seseorang, tapi lupa sapa) kira-kira isinya:

Kita selalu dengan gampangnya marah kepada orang lain atas kesalahan yang mereka perbuat, tapi kita sering juga dengan gampangnya memaklumi diri sendiri kalo kita yang buat kesalahan itu.

Hm… pertama baca langsung tertohok, ah… ini rupanya hal yang missing dari bagaimana mengatur amarah kita. Ditambah lagi kita sering lupa, ketika seseorang berbuat salah atau menyakiti hati kita, kesalahannya mungkin cuma sekali, lalu kita tersakiti seolah-olah lupa berapa banyak kebaikan yang pernah dia berikan kepada kita. Dan hey, bukankan lebih baik jika membalas perbuatan buruk dengan kebaikan? Walaupun susah, tapi ada kok orang yang bisa melakukannya, kenapa kita gak bisa??

Kata orang sabar itu ada batasnya, bener gitu? Selalu ada cara kok yang bisa menghilangkan rasa sakit itu. Caranya: mengingat kebaikannya, kalo gak ada ya bersabar, kanapa kita yang harus berdosa dengan marah, kenapa bukan kita yang mendapat pahala karena memaafkan?

Berikut Firman Allah yang bikin berkaca-kaca tentang maaf,

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertakwa, yaitu orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan, dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan dosa perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.”
(QS. Ali Imran [3] : 133 – 135)

Huhu, Ya Allah, banyak banget dosaku, harus mulai dianulir sekarang… mudah-mudahan masih diridhoi untuk bertaubat. Makasih, buat semua orang yang selalu ngingetin dan sayang sama aq. Maaf kalo aqnya bandeeel..😥

Hayu hayu belajar sabar, Insya Allah gak ada ruginya, walaupun pasti banyak halangannya.. beronak, berduri berderai air mata dan berdarah-darah **lebay**

———————-
Catatan:
Bacaan lanjutan tentang maaf dan memaafkan bisa dilihat disini

2 thoughts on “Belajar Sabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s